Second Home

Seperti halnya mengajukan KPR (Kredit Perumahan Rakyat), ‘membangun’ rumah kedua di dunia maya yang khusus menampung aspirasi saya di dapur dan sekitarnya pun perlu persiapan matang.

iPod 168

“Lemon and Friend”

Cita-cita saya yang lahir beberapa tahun lalu belum tercapai juga. Sepele sih, saya selalu gak pede. Padahal, bikin blog masak-memasak mungkin ga sehoror peperangan antara ManusiaVsZombie.šŸ˜¦

Dan kali inipun saya beralasan menahan RAPBN (Rancangan Aspirasi Perdapuran dan Belanja Negara) karena nunggu genap umur 27 tahun (apa hubungannya? ga ada sih, namanya jugaĀ ngelesĀ hehehe). Tapi, konon di umur kita yang gak tua-tua banget segitu, manusia berhentiĀ nambah umur (ini kata oknum di PHG). Balik lagi ke pokok permasalahan, intinya ya begitu.. saya rasa upaya mempercepat bukan mempertakut *Vickynisasi*, pembangunan rumah ke dua itu perlu. Di samping menyalurkan energi berlebih, blog baru saya itu nanti secara mingguan diisi hal-hal yang ringan, gak mikir berat-berat. Semacam rumah yang menampung beragam aspirasi “pekan nafsu makan”.

Oh ya, untuk selanjutnya, saya akan kembali mengabarkan situasi terakhir dari lokasi kejadian. Demikian dapat saya laporkan, kini kembali ke studio.

-___-

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: