Tempe!

“De, tempe langka dan sangat mahal!” demikian bunyi laporan setengah histeris dari si mimih.

Pemerintah ini maunya apa ya? Di tangan orang-orang berkuasa itu, pasar menjadi suatu yang hidup, tapi juga suatu yang bisa dipermainkan.

Krisis tempe ini mengingatkan saya saat spekulasi gejolak harga tumbuhan anthurium yang gak masuk akal beberapa waktu lalu. Inget gak Bos? Waktu itu harga menjadi sedemikian tinggi karena ada corong yang meneriak-neriakkan anthurium mahal, sampe ada orang jual rumah untuk investasi di anthurium. Ratusan juta untuk sebuah taneman ‘entah’ :-s

Lalu apa yang terjadi setelah beberapa lama? Harga anthurium jatuh se-ja-tuh-ja-tuh-nya (a la bang haji)..  Puncaknya, awal tahun 2000, saat di Nasdaq, AS heboh ihwal saham-saham dot com, saham-saham IT, Pokokna mah, semua perusahaan yang judulnya dot com, pasti akan naik ratusan kali lipat harga sahamnya. Semua dana tersalur ke sana.

Gak beberapa lama, kemudian pasar runtuh, begitu juga saat kehebohan saham batubara. Catetan lainnya juga, ketika saham-saham pertambangan yang sejak kenaikan harga minyak, banyak investor melakukan backdoor listing. Masuk ke sebuah perusahaan yang sahamnya tidur di market lalu perusahaan yang di-backdoor diubah menjadi saham pertambangan sehingga, harga naik tiba-tiba.

Dan kini tempe.. Amboi, tempe saja langka, pemirsa! Kacida.. sungguh ter-la-lu..

Cukup menggelitik atas kejadian luar biasa ini, artinya saya semakin ngeuh bahwa yang terjadi ini adalah arus informasi yang diledakkan sama dengan mempercayai pada kepanikan. Inilah jiwa dari zaman kiwari, gembar-gembor terhadap sesuatu tapi tidak menyelesaikan apapun (mungkin belum).

Yang jelas, ada tangan yang malah mengambil keuntungan dari kepanikan pasar. Bos, kalo menyitir Warren Buffet mah : “Yang mendapatkan keuntungan dari kepanikan itu adalah dokter yang tau ilmu jiwa”. So, artinya pasar menjadi sekumpulan orang gila yang kemudian dimanfaatkan. Oleh orang-orang yang sama gilanya. Ini menurut saya lho ya.. (ngomong apa sih vin?) :p

Jakarta, 26 Juli 2012 (lagi deadline)

Keterangan foto: Diambil dari google.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: