Mereka Racuni Akal Sehat Sendiri

Secara edan-edanan mereka racuni sendiri akal sehat. Mereka pasrahkan nasib bangsa dan negerinya hanya kepada kekuasaan, uang, jabatan, atau segelintir orang yang mereka percaya sebagai ‘satria pininggit’, ‘sebagai wali pembawa berkah’, sebagai ‘pemimpin masa depan’. Lalu, atas nama agama, mitos dan sejarah seolah-olah menganiaya sesama, membakar gedung perkantoran, pertokoan, tempat ibadah, dan menghajar siapa saja yang berlain haluan -meski sama-sama manusia- menjadi sah adanya. Maka laskar-laskar pun, baik bersenjatakan tongkat kayu, golok atau bom molotov, menjadi punya legitimasi dan keabsahan untuk melakukan kekerasan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: